Example floating
Example floating
Berita

BALAPATISIA Demo Jilid 1 Desak Penangkapan Roni Pasla Anggota DPRD Kota Pekanbaru, Cep Permana Galih: Jika Kasus Videotron Ini Tidak Tuntas, Kami Pastikan Gedung Kejari Pekanbaru Terbakar Di Jilid 2 Berefek Kekecewaan Masyarakat

49
×

BALAPATISIA Demo Jilid 1 Desak Penangkapan Roni Pasla Anggota DPRD Kota Pekanbaru, Cep Permana Galih: Jika Kasus Videotron Ini Tidak Tuntas, Kami Pastikan Gedung Kejari Pekanbaru Terbakar Di Jilid 2 Berefek Kekecewaan Masyarakat

Sebarkan artikel ini

PEKANBARU, CEPASIA.ID- Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Barisan Lantang Para Aktivis Indonesia (BALAPATISIA) menggelar aksi unjuk rasa di depan gedung DPRD Kota Pekanbaru, Jalan Jenderal Sudirman, Selasa (22/4/2025). Dalam aksi tersebut, massa dengan tegas menuntut agar oknum anggota DPRD Kota Pekanbaru berinisial RP segera ditangkap karena diduga terlibat dalam kasus korupsi pengadaan videotron yang saat ini tengah ditangani Kejaksaan Negeri (Kejari) Pekanbaru.

Menurut para mahasiswa, meskipun Kejari sudah menetapkan tiga orang tersangka dalam kasus ini, namun mereka menilai ada aktor penting lain yang hingga kini belum tersentuh hukum.

Dalam orasinya, Koordinator Lapangan (Korlap) aksi, Cep Permana Galih, menyebut bahwa RP diduga kuat sebagai pemilik dana pokok pikiran (Pokir) yang dititipkan dalam proyek pengadaan videotron melalui Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Pekanbaru.

“Kasus ini sudah cukup lama bergulir dan Kejari sudah menetapkan beberapa orang sebagai tersangka. Tapi kami menduga ada keterlibatan oknum anggota dewan berinisial RP, karena indikasi dana Pokir miliknya yang dititipkan di Kominfo,” tegas Cep di tengah orasi.

Cep juga mengungkapkan bahwa RP diduga memiliki hubungan dekat dengan salah satu tersangka yang telah ditetapkan, yakni AZIS.

“Kami menilai keterlibatannya bukan sekadar rumor. Dia (RP) juga diduga sudah beberapa kali diperiksa. Kalau memang benar terbukti, segera tangkap dia. Jangan hanya pion-pion saja yang dijadikan tersangka,” tambahnya.

Tak hanya menuntut penangkapan RP, BALAPATISIA juga mendesak agar aparat penegak hukum mengaudit seluruh penggunaan dana Pokir milik RP selama lima tahun terakhir. Mereka mencurigai adanya penyalahgunaan anggaran yang bersifat sistematis.

“APH harus memeriksa dengan detail penggunaan dana Pokir RP selama lima tahun terakhir. Kami curiga ada dugaan penyelewengan anggaran yang merugikan keuangan daerah,” ujar Cep lagi.

Cep bersama BALAPATISIA, kelompoknya, akan menggelar aksi jilid 2 dalam waktu dekat di depan kantor Kejari Pekanbaru, ia menyampaikan bahwa masyarakat Pekanbaru kecewa terhadap penanganan kasus Videotron tersebut yang tak kunjung selesai bahkan diduga aktor utamanya tidak ditangkap.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *