Example floating
Example floating
Berita

Yayasan Tanjak Bertuah Hadiri Pernikahan Panglima Muda Laskar Melayu Riau, Doa Mengalir Penuh Keberkahan

21
×

Yayasan Tanjak Bertuah Hadiri Pernikahan Panglima Muda Laskar Melayu Riau, Doa Mengalir Penuh Keberkahan

Sebarkan artikel ini

PEKANBARU, CEPASIA.ID- Yayasan Tanjak Bertuah turut hadir dalam momen sakral pernikahan Panglima Muda Laskar Melayu Riau, Muhammad Irfan Dt. Laksamana dengan istrinya Vista Dwi Ramadanti, yang berlangsung khidmat di Lembaga Adat Melayu (LAM) Kota Pekanbaru, Jalan Senapelan, Kampung Bandar, Kecamatan Senapelan, Pekanbaru, Sabtu (3/1/26).

Acara penuh kebahagiaan itu juga dihadiri oleh Mantan Gubernur Riau, pada masanya H. Syamsuar , beserta istri, serta tokoh adat dan masyarakat Melayu Riau yang turut menyaksikan prosesi pernikahan bernuansa budaya dan religius.

‎Ketua Yayasan Tanjak Bertuah Andi Champay, didampingi Sekretaris Fredi,Kabid UKM Wendi,dan Aldi Saputra Ketua tim media dan publikasi menyampaikan rasa syukur dan ucapan selamat yang sarat doa.

‎“Alhamdulillah, di hari yang InsyaAllah penuh berkah ini, kami berkesempatan hadir di acara bahagia Panglima Muda Muhammad Irfan Dt. Laksamana. Semoga Allah Subhanahu wa Ta’ala menjadikan pernikahan ini sebagai pintu rahmat, dilimpahi keberkahan, serta menjadi rumah tangga yang sakinah, mawaddah, warahmah. Semoga cinta yang terjalin bernilai ibadah dan membawa manfaat luas bagi keluarga, adat, dan masyarakat Melayu Riau,” ucap Andi Campay.

‎Suasana haru bercampur bahagia terasa di setiap sudut ruangan, saat lantunan doa dan shalawat mengiringi kedua mempelai yang resmi dipersatukan dalam ikatan suci.

‎Pernikahan ini tidak hanya menjadi momen personal, tetapi juga simbol harmonisasi antara nilai adat Melayu yang bertuah dan syariat Islam yang mulia.

‎Yayasan Tanjak Bertuah menilai, pernikahan tokoh muda adat Melayu ini menjadi inspirasi bagi generasi penerus, bahwa kejayaan budaya akan semakin kokoh bila berjalan seiring dengan keimanan.

‎Dengan senyum bahagia dan doa yang terus mengalir, acara pernikahan tersebut ditutup dalam nuansa kekeluargaan dan kehangatan Melayu yang kental, menjadi pengingat, bahwa setiap langkah yang dimulai dengan niat lillahi ta’ala, akan berujung pada keberkahan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *