Example floating
Example floating
Berita

Janji Kampanye Wali Kota Pekanbaru, Aktivis Riau Cep Permana Galih: Omon-Omon!

54
×

Janji Kampanye Wali Kota Pekanbaru, Aktivis Riau Cep Permana Galih: Omon-Omon!

Sebarkan artikel ini

PEKANBARU, CEPASIA.ID- Sudah tujuh bulan sejak Agung Nugroho resmi dilantik oleh Presiden Republik Indonesia, Jenderal TNI (Purn) H. Prabowo Subianto, sebagai Wali Kota Pekanbaru. Namun, hingga kini janji politik yang pernah diucapkannya untuk memperbaiki jalan-jalan rusak di kota ini belum juga terlihat nyata.

Padahal, saat kampanye hingga sesaat sebelum dilantik, Agung Nugroho berulang kali menegaskan bahwa perbaikan jalan berlubang menjadi prioritas utamanya. Bahkan, ia sempat berjanji akan meninjau dan langsung memperbaiki jalan di malam setelah pelantikan. Fakta di lapangan justru jauh berbeda, Pekanbaru masih dikelilingi jalan rusak parah yang menimbulkan kecelakaan, kemacetan, dan keresahan masyarakat.

kondisi memprihatinkan di berbagai titik, seperti Jalan Blimbing, Jalan Taskurun, Jalan Garuda, Kel. Tengkerang Tengah, Marpoyan Damai, Kota Pekanbaru.

Kondisi jalan ini bukan hanya berlubang, tetapi sudah hancur dan tidak layak dilalui. Ketika hujan turun, genangan air menutup lubang-lubang jalan sehingga kerap memakan korban pengendara.

Pemko Pekanbaru di bawah kepemimpinan Agung Nugroho gagal menghadirkan perubahan. Alih-alih fokus pada infrastruktur dasar, pemerintah lebih sibuk dengan agenda seremonial yang tidak berdampak langsung bagi masyarakat.

Wali Kota Pekanbaru dalam mewujudkan janji kampanye di kala itu hanya omon-omon. Apa yang dulu disampaikan dengan lantang kini terbukti hanya sebatas retorika.

Hal inilah yang membuat para Aktivis Kiri di Riau geram, yakni kelompoknya Cep Permana Galih, ia bersama kelompoknya adalah yang paling aktif mengkritik pemerintah Kota Pekanbaru bertahun-tahun dan kepemimpinan silih berganti juga diakui publik sebagai oposisi paling tangguh dari kalangan aktivis kiri yang tiada henti bersuara sekalipun rintangan menghadang. Kelompok Cep Permana Galih menyampaikan bahwa mereka akan kembali turun ke jalan tanpa henti sebagai bentuk protesnya dan bentuk kekecewaannya atas omong-kosong terhadap kinerja Agung Nugroho tersebut.

Sebagai bentuk kecewanya terhadap Agung Nugroho selaku Wali Kota Pekanbaru, Cep Permana Galih yang diketahui seorang pentolan dari kelompok ini dalam argumentasinya dengan tegas menyatakan, “Omon-omon!”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *