Example floating
Example floating
Berita

Kawal Program Kemenkop, Farhan Abrar Pastikan ISMEI Wilayah II Bawa Program Pusat ke Sumatera Bagian Tengah

6
×

Kawal Program Kemenkop, Farhan Abrar Pastikan ISMEI Wilayah II Bawa Program Pusat ke Sumatera Bagian Tengah

Sebarkan artikel ini

JAKARTA, CEPASIA.ID- Ikatan Senat Mahasiswa Ekonomi Indonesia (ISMEI) Wilayah II bergerak cepat mengawal program strategis nasional Kementerian Koperasi RI. Koordinator Wilayah II ISMEI, Farhan Abrar, menegaskan komitmennya untuk membawa dan memastikan program pusat tersebut benar-benar mendarat di wilayah Sumatera bagian tengah.

Hal ini ditegaskan Farhan usai bertemu langsung dengan Wakil Menteri Koperasi RI, Farida Farichah, di Jakarta, Senin (23/2). Pertemuan tersebut membahas langkah taktis untuk menindaklanjuti Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 9 Tahun 2025 terkait pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih.

Farhan Abrar yang memimpin wilayah Sumatera Barat, Riau, Kepulauan Riau (Kepri), dan Jambi, menekankan bahwa program dari kementerian tidak boleh cuma berhenti di Jakarta.

“Instruksi dari Ibu Wamen sudah sangat jelas. Kami di Wilayah II langsung pasang badan untuk eksekusi. Tugas kami sekarang adalah memastikan program pusat ini benar-benar masuk ke daerah dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat di Sumbar, Riau, Kepri, dan Jambi,” kata Farhan dalam keterangannya, Selasa (24/2/2026).

Farhan memastikan ISMEI Wilayah II tetap solid dalam satu komando dengan pengurus pusat untuk mengawal agenda ini. Sebagai langkah nyata, pemberdayaan koperasi ini akan langsung dijalankan melalui agenda kemahasiswaan daerah, salah satunya lewat skema Soemitro Fest.

Gerakan ini nantinya akan menggerakkan seluruh Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Ekonomi di empat provinsi tersebut.

“Mahasiswa jangan cuma jadi penonton. Kami siap jadi ujung tombak di lapangan untuk bawa program ini masuk ke desa-desa. ISMEI Wilayah II pastikan koperasi desa jadi tumpuan ekonomi warga, dan kami kawal terus sampai jalan,” pungkasnya.

Sinergi ini diharapkan bisa memicu pertumbuhan ekonomi yang lebih merata di wilayah Sumatera bagian tengah lewat peran aktif mahasiswa sebagai penggerak di daerah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *